#RinduRumah

Posted by: HELGA ARINA in Uncategorized No Comments »

Bapak dan Ibu. Ya, mereka, kedua orangtuaku. Orang yang selalu menjadi pendengar yang baik. Mendengarkan keluhan-keluhanku, masalah-masalahku, mendengarkan semuanya. Tidak hanya pendengar yang baik, mereka juga akan menjadi penasehat yang baik. Setelah mendengarkan, mereka akan memberikan masukan-masukan, nasehat yang sangat berarti. Memang benar keluarga adalah sekolah pertama bagi anak. Maka dari itu, aku sangat bangga memiliki orangtua seperti mereka. Alhamdulillah… Puji syukur ya Rabb, Engkau telah memberiku bapak dan ibu yang sangat baik kepadaku. Lindungliah keduanya ya Rabb… Amiin.

Aku bangga bapak ibu, begitu juga mereka, bangga terhadapku apapun kelebihan dan kekuranganku… Love you…

#rindurumah

Pendidikan, sejatinya adalah sebuah fase untuk menjalani dan memaknai kehidupan ini sebagai manusia pembelajar sepanjang hayat. Pada hakikatnya, kita tidak pernah purna untuk menamatkan ”sekolah” di kehidupan ini. Saat ujian datang bertubi-tubi, itulah batu loncatan yang mampu mengantarkan kita untuk meningkatkan kapasitas diri.

 

Merupakan suatu hal yang mutlak dalam menjalani proses pendidikan di negeri ini, bahwa ujian merupakan salah satu standar penentu keberhasilan tingkat pembelajaran. Saat-saat menjelang ujian, adalah saat yang kritis. Mahasiswa mulai disibukkan mencari bahan-bahan kuliah, mengurangi aktifitasnya di organisasi, berjuang keras menghafal materi beberapa mata kuliah dalam waktu yang singkat. Salah satu goal yang memotivasi semangat belajar mahasiswa menjelang ujian, tidak lain adalah nilai yang memuaskan. Betapa bangganya jika huruf A, maupun IPK dengan angka 4 mampu tertoreh dalam sejarah pencapaian prestasi kita selama belajar di kampus.

 

Namun, ketika yang menjadi motivasi adalah hal negatif seperti ketakutan, maka semuanya akan menjadi hal yang berbeda. Ketakutan mendapat nilai jelek, ketakutan mengecewakan orang tua, ketakutan akan sulit mendapat pekerjaan karena transkrip nilai yang tidak mencapai standar, akan melahirkan berbagai macam tindak kecurangan. Merupakan sebuah pertanyaan yang retorikal jika ada yang menanyakan apakah tindakan tersebut dapat dimaafkan atau tidak. Masing-masing dari kita telah memahami dan mengetahui apa konsekuensinya. Namun, mari kita merenung sejenak. Saat mahasiswa menuntut para koruptor, para pelaku illegal loging yang mengambil hak milik orang lain, lalu bagaimana dengan kita sendiri?. Tidakkah melakukan kecurangan dalam ujian tidak ubahnya sama seperti oknum-oknum tersebut?. Mungkin kita berdalih, merasa bahwa tidak ada hak orang lain yang kita ambil. Benarkah?. Jika ada suatu kasus, seorang mahasiswa jujur dari keluarga tidak mampu dengan nilai yang pas-pasan, harus rela tidak mendapat beasiswa karena nilainya lebih kecil dibandingkan mahasiswa lain yang tidak jujur saat ujian. Bayangkan, betapa beratnya tanggung jawab yang akan kita pikul kelak.

 

 Dalam hadis riwayat Ath-Thabrani, ”Barangsiapa yang keluar dari rumahnya untuk mencari ilmu, maka Allah akan memudahkan baginya jalan ke surga”. Tidakkah kita ingin meraih itu?. Dalam setiap langkah yang kita pijakkan dalam menuntut ilmu, ingatlah kembali, bagaimana keikhlasan orang tua saat melepas kita, saudara-saudara yang senantiasa mendo’akan kita, tentu kita tidak ingin mengecewakan mereka. Dunia tidak akan runtuh jika kita mendapat nilai yang jelek. Satu yang perlu kita lakukan adalah, melakukan evaluasi diri. Tidak masalah menerima kekurangan yang ada dalam diri, jika ada tekad yang kuat untuk memperbaikinya, maka tidak hal yang tidak mungkin. Kejujuran adalah sebuah hal yang tidak ternilai harganya. Sungguh tidak sebanding jika kita menggadaikannya hanya demi melihat huruf A terpampang dalam transkrip nilai yang sangat subjektif. Perlu diingat pula bahwa kita tidak hanya akan mendapat transkrip nilai di dunia, namun juga di akhirat. Allah memerintahkan dalam Al-Qur’an surah At Taubah ayat 119, ”Wahai orang-orang beriman. Bertakwalah kamu kepada Allah dan jadilah kamu (hidup) bersama orang-orang yang jujur”. Wallahu a’lam. Semoga kita termasuk orang-orang yang selalu menjunjung tinggi nilai-nilai kejujuran. Kejujuran yang hakiki, dan tidak pernah tergoyahkan oleh nilai-nilai semu duniawi.

 

Ayoooo, lestarikan budaya jujur :D

semoga UTS ini kita semua mendapat berkah dari Allah. Amiin.

 

udah lama ga nulis lagi nih, kangeeen,
pas searching, baca sesuatu yg menarik deh, kali ini tentang kepribadian berdasarkan tanda tangan, coba cek tanda tangan masing-masing yaaa…
cekidoooottt ^^

Alans-signature1

Satu hal yang dimiliki semua orang dan bisa memperlihatkan kepribadian seseorang adalah tanda tangan. Setiap orang akan memiliki sebuah tanda tangan tetap setelah beberapa kali belajar membuat tanda tangan. tanda tangan terakhir seseorang diyakini merupakan yang paling mantap merefleksikan diri seseorang, karena sudah dirasa sesuai dengan keinginan pemiliknya.

Ada banyak cara untuk melihat kepribadian. Apapun yang melekat dalam tubuh seseorang bisa dijadikan salah satu patokan untuk melihat kepribadian seseorang. Menurut penelitian, bagaimana seseorang menulis atau bagaimana tanda tangan mereka, menunjukkan kepribadian mereka dengan tingkat akurasi hingga lebih dari 80%.

Ayo, cari tanda tangan terdekat di samping Anda atau bahkan tanda tangan Anda sendiri untuk dianalisa. Berikut ini petunjuk melihat kepribadian berdasarkan tanda tangan mereka.

1. Kemiringan

Orientasi tanda tangan bisa mencerminkan diri Anda. Bila tanda tangan Anda miring ke kiri, Anda memiliki kecenderungan sebagai orang yang agak menutup diri. Tanda tangan yang serong ke kanan menunjukkan pribadi yang lebih terbuka. Sementara orang dengan bentuk tanda tangan yang tegak, biasanya memiliki kepribadian yang pandai menempatkan emosinya alias stabil.

2. Garis Bawah

Ada orang yang membubuhkan garis bawah pada tanda tangan mereka, ada juga yang tidak. Garis bawah pada tanda tangan biasanya menunjukkan optimisme dan pandangan hidup duniawi.

Sedangkan orang yang tak memiliki garis bawah di tanda tangannya kadang sedikit keras kepala, meski begitu mereka adalah orang yang ekonomis dan memiliki kesadaran lingkungan yang baik.

3. Kemiripan Dengan Nama

Tanda tangan kadang dibuat semirip mungkin dengan nama, atau ada juga yang hanya berupa coretan yang cukup mewakili nama dan pribadi seseorang. Tanda tangan yang mirip dengan nama biasanya merupakan orang yang lebih spontan dan senang dengan pujian.

Sedangkan mereka yang memiliki tanda tangan tidak mirip dengan nama mereka, terkenal sebagai teman yang enak dijadikan teman curhat.

4. Ukuran

Untuk melihat kepribadian seseorang dari ukuran tanda tangannya tidaklah sulit. Besar kecilnya tanda tangan bisa menjadi petunjuk mengenai apakah seseorang terbuka atau tidak. Orang yang memiliki tanda tangan besar, memiliki harapan yang juga besar, kebanggaan diri dan rasa mampu.

Orang yang memiliki tanda tangan kecil, membuka jendela kepribadiannya dalam ukuran yang kecil pula. Tanda tangan kecil menunjukkan orang yang tertutup, menyimpan banyak misteri dan rumit. Oleh karena itu, orang seperti ini bisa nampak cool.

5. Dekorasi

Tanda tangan seseorang kadang dibubuhi lingkaran, tanda hati, bahkan bintang. Aksesoris tanda tangan ini menunjukkan keinginan untuk mencari perhatian. Bisa juga merupakan bentuk rasa kurang percaya diri. Bukan berarti orang tersebut minder, namun orang tersebut memiliki kecenderungan untuk lebih pesimis.

Dalam membaca karakter seseorang dengan bantuan 4 petunjuk di atas, sangat mungkin bila Anda menemukan sifat yang bertentangan. Setiap orang memiliki dua sisi dalam dirinya, Anda hanya perlu mencari sisi mana yang lebih dominan.

hayooo, gmana dengan tandatanganmu?? cocok ga tuh? hehe ^^
kalo ga cocok ya wajar, karena itu kan cuma pendugaan, salah dikit ga papa kali yaaa, hehe ^^

 

sumber: vemale.com

Sahabatku….

Posted by: HELGA ARINA in Sahabat No Comments »

Seringkali kita mengira persahabatan itu bisa abadi dengan cantiknya kalung kekayaan materi,
Seringkali kita mengira keindahan hidup bersama sahabat bisa kekal hanya dengan saling bertatap,
namun rupanya tidak…!!!!
Persahabatan bahkan akan tidak kita sadari, telah terjalin erat di hati dengan saling mengerti dan memahami arti seorang sahabat,..
sehingga tiada lagi celah untuk mencari kekurangannya, namun berupaya menutupi kekurangan sahabat dengan sepenuh hati, agar sang sahabat pun menjadi seorang yang sempurna di mata kita.

Subhanallah…

***

Kesan bersama sahabat, tak akan pernah lupa dari ingatan…

 

Ada bahagia saat dimengerti….

Ada suka saat diberi…

Ada kagum saat dikunjungi…

Ada kelegaan saat sang sahabat bahagia…

***

Tak ada yang bisa menerka dan mengira bagaimana kehidupan seorang insan dalam menjalani kehidupan ini. Apakah langkahnya akan selamanya indah, mulus dan penuh kebahagiaan, atau bahkan banyak bebatuan yang menyelingi perjalanan. Ada tanjakan yang terjal atau hanya jalanan datar saja?

Tiada yang tahu. Termasuk aku.

Doa Rabithah

Posted by: HELGA ARINA in Sahabat No Comments »

Sesungguhnya Engkau tahu

bahwa hati ini telah berpadu

berhimpun dalam naungan cintaMu

bertemu dalam ketaatan

bersatu dalam perjuangan

menegakkan syariat dalam kehidupan

 

Kuatkanlah ikatannya

kekalkanlah cintanya

tunjukilah jalan-jalannya

terangilah dengan cahayaMu

yang tiada pernah padam

Ya Rabbi bimbinglah kami

 

Lapangkanlah dada kami

dengan karunia iman

dan indahnya tawakal padaMu

hidupkan dengan ma’rifatMu

matikan dalam syahid di jalanMu

Engkaulah pelindung dan pembela

 

by : Izzatul Islam

Puisi Untuk IBU

Posted by: HELGA ARINA in Puisi No Comments »

Di kala resah ini kian mendesah dan menggalaukan jiwaku
Kau ada di sana …
Di saat aku terluka
hingga akhirnya…tercabik-cabiklah keteguhan hatiku
Kau masih ada di sana…

Ketika aku lelah dan semangatku patah untuk meneruskan perjuangan,
terhenti oleh kerikil –kerikil yang kurasa terlampau tajam
hingga akhirnya aku pun memilih jeda!!!
Kau tetap ada di sana…
memberiku isyarat untuk tetap bertahan

Ibu…kau basuh kesedihanku, kehampaanku dan ketidakberdayaanku
“Tiada lain kita hanya insan Sang Kuasa,
Memiliki tugas di bumi tuk menegakkan kalimatNya
Kita adalah jasad, jiwa, dan ruh yang terpadu
Untuk memberi arti bagi diri dan yang lain”
Kata-katamu laksana embun di padang gersang nuraniku
memberiku setitik cahaya dalam kekalutan berfikirku
Kau labuhkan hatimu untukku, dengan tulus tak berpamrih

Kusandarkan diriku di bahumu
Terasa…kelembutanmu menembus dinding-dinding kalbuku
Menghancurleburkan segala keangkuhan diri
Meluluhkan semua kelelahan dan beban dunia
Dan membiarkannya tenang terhanyut bersama kedalaman hatimu

Kutatap perlahan…
matamu yang membiaskan ketegaran dan perlindungan
Kristal-kristal lembut yang sedang bermain di bola matamu,
jatuh…setetes demi setetes
Kau biarkan ia menari di atas kain kerudungmu
Laksana oase di terik panasnya gurun sahara

Ibu…
Nasihatmu memberi kekuatan untukku
rangkulanmu menjadi penyangga kerapuhanku
untuk ,menapaki hari-hari penuh liku
…semoga semua itu tak akan pernah layu!

Ibu…
Dalam kelembutan cintamu, kulihat kekuatan
dalam tangis air matamu, kulihat semangat menggelora
dalam dirimu, terkumpul seluruh daya dunia!

Makna Kehidupan

Posted by: HELGA ARINA in Kehidupan No Comments »

Hidup bukanlah suatu tujuan, melainkan perjalanan, nikmatilah.

Hidup adalah tantangan, hadapilah.

Hidup adalah anugerah, terimalah.

Hidup adalah pertandingan, menangkanlah.

Hidup adalah tugas, selesaikanlah.

Hidup adalah cita-cita, capailah.

Hidup adalah misteri, singkapkanlah.

Hidup adalah kesempatan, ambillah.

Hidup adalah lagu, nyanyikanlah.

Hidup adalah janji, penuhilah.

Hidup adalah keindahan, bersyukurlah.

Hidup adalah teka-teki, pecahkanlah.

Uang, kebahagiaan, kesuksesan, dan cinta, hanyalah bagian-bagian KECIL dari hidup.

Hidup adalah mengejar yang terbaik dalam semua prioritas yang terpenting dalam hidup, yaitu:

Bangkit dari Kegagalan, Membangun Karakter, Memiliki Integritas, Menjadi seperti apa diri kita kita seharusnya, Mencapai Semua Impian Terbaik Kita, dan Memberikan yang terbaik bagi sesama…

Hidup adalah membuat hidup lebih PENUH arti…

Kita adalah mahluk ciptaan ALLAH yang memiliki banyak kelemahan, kekurangan dan keterbatasan.

Tetapi KEINDAHAN hidup adalah bahwa kita diberikan kesadaran, intelijensi, kapasitas, kemampuan untuk beradaptasi, kemampuan untuk memahami dan belajar terus menerus setiap hari, dari semua orang dan situasi di sekitar kita, UNTUK MENJADI lebih dan lebih baik lagi, dan menjadi semaksimal mungkin diri kita sesuai tujuan penciptaan kita..

Tidak peduli apapun agama anda, dan bahkan tidak peduli apakah anda percaya atau tidak,

Kita ada di dunia ini bukan karena suatu kebetulan,

Kita ada di dunia ini bukan karena hasil evolusi dari spesies primata.

Kita ada di dunia ini, untuk suatu tujuan hidup masing-masing yang unik dan spesifik,

Temukanlah..

Dan penuhilah.

Hidup adalah perjalanan dan tugas untuk menyelesaikan semua hal itu

SIKAP

Posted by: HELGA ARINA in Kehidupan No Comments »

Semakin lama saya hidup, semakin saya sadar
Akan pengaruh sikap dalam kehidupan

Sikap lebih penting daripada ilmu,
daripada uang, daripada kesempatan,
daripada kegagalan, daripada keberhasilan,
daripada apapun yang mungkin dikatakan
atau dilakukan seseorang.

Sikap lebih penting
daripada penampilan, karunia, atau keahlian.
Hal yang paling menakjubkan adalah
Kita memiliki pilihan untuk menghasilkan
sikap yang kita miliki pada hari itu.

Kita tidak dapat mengubah masa lalu
Kita tidak dapat mengubah tingkah laku orang
Kita tidak dapat mengubah apa yang pasti terjadi

Satu hal yang dapat kita ubah
adalah satu hal yang dapat kita kontrol,
dan itu adalah sikap kita.

Saya semakin yakin bahwa hidup adalah
10 persen dari apa yang sebenarnya terjadi pada diri kita,
dan 90 persen adalah bagaimana sikap kita menghadapinya.

CINTA

Posted by: HELGA ARINA in Kehidupan No Comments »

Cinta bagaikan lautan, sungguh luas dan indah
ketika kita tersentuh tepinya yang sejuk,
ia mengundang untuk melangkah lebih jauh ke tengah,
yang penuh rintangan, hempasan dan gelombang
pada siapa saja yang ingin mengarunginya.

Namun, carilah cinta sejati,
di lautan cinta berbiduk “takwa” berlayarkan “iman”
yang dapat melawan gelombang syaithan dan hempasan nafsu
InsyaAllah kita akan sampai pada tujuannya, yaitu:
cinta pada Allah,
itulah cinta yang hakiki, yang kekal selamanya.

Adapun cinta kepada makhlukNya,
pilihlah cinta yang hanya berlandaskan kecintaan pada Allah dan RasulNya
bukan karena bujuk rayu syaithan
bukan pula karena desakan nafsu yang menggoda

Ya Allah…. Ijinkan aku…

Posted by: HELGA ARINA in About me No Comments »

Ya Allah,,,
Ijinkan aku menjadi sekuntum bunga,
Yang dihiasi dengan kelopak akhlaq mulia,
Harum wanginya dengan ilmu agama,]
Cantiknya karena Iman dan Takwa.

Ya Allah,,,
Timbulkanlah duri yang memagari diri,
Agar diriku terpelihara dari noda duniawi,
Yang akan menghilangkan keharuman sejati,
Yang akan memudarkan kecantikan diri.

Di balik kekurangan yang tercipta,
Bukanlah alasan tuk bermuram durja,
Karena setiap yang tercipta ada hikmahnya,

Ijinkanlah aku Ya Allah,,,
Agar aku menjadi permata,
Yang tetap menyinari walau berada di lumpur hina,
Yang tetap berharga walau dimana saja,
Buat ummah dan juga keluarga.

Ijinkan aku Ya Allah,,,
Menjadi seindah mawar berduri,
Yang menjadi impian setiap muslimah,
Yang indahnya bukan untuk lelaki,
Tapi permata buat yang bernama suami

hehe,,,,,…………